Mendadak Tinggal di Standard Ubud Pengosekan

Travelution tahun lalu mengingatkan quote  seorang travel blogger yang juga seorang arsitek, Indri.

” Bagi seorang pejalan rumah adalah dimanapun.”

Jika di hari ke dua saya tinggal di Standard Ubud Pengosekan yang berlokasi di Casa Ganesha  bukanlah rencana diri tapi takdirNya. Tanpa sengaja jemari saya mengetik kata tinggal dimana  di gadget lalu google menuntun saya ke situs tinggal.com.

Setelah seharian berkeliling Ubud dengan sepeda motor saya kelelahan lalu memutuskan singgah di salah satu rumah makan Padang . Eh jalan-jalan ke Bali tetap masakan Padang yang disantap. Bukannya tak ingin mencoba kuliner lokal tapi saya cari aman. Untuk mencari makanan halal di seluruh nusantara sambangi saja rumah makan Padang.

Hati agak tenang karena saya sudah memesan hotel untuk tinggal nanti malam. Cukuplah drama mencari  hotel di Kuta kemarin menjadi pengalaman berharga . Meski jumlah hotel di Bali ribuan jelang long weekend seperti ini , mencari hotel  go show sama susahnya seperti mencari jodoh. *eeh curhat*. Setelah cocok dengan kamarnya ternyata tidak cocok dengan harganya, begitu juga sebaliknya. Beruntung akhirnya saya menemukan kamar yang pas di hati dan kantong  melalui situs tinggal.com.

penampakan kamar tidur Standard Ubud Pengosekan
penampakan kamar tidur Standard Ubud Pengosekan
Kamar yang saya dapatkan Standard Ubud Pengosekan di Casa Ganesha  memang di luar harapan . Nggak salah nih dengan uang segini saya mendapat kamar seluas ini. Dan yang paling bikin kaget hotel yang berada di depan pompa bensin jalan Raya Pengosekan memiliki fasilitas kolam renang. Padahal saya hanya menginginkan kamar untuk tidur saja karena besok pagi-pagi saya harus melanjutkan perjalanan  ke Kintamani.

Andai saya jalan bersama teman tentu akan lebih murah nih berbagi kamar luas . Tapi mungkin ini memang rejeki saya, jalan sendiri dapat kamar luas. Jadi bisa istriahat maksimal. Karena saya masuk kamar sudah pukul malam waktu setempat sepulang menonton tari di Puri Taman Teratai.

penampakan kamar setelah diberantakin, ngecharge gadget
penampakan kamar setelah diberantakin, ngecharge gadget
Hal yang paling penting dari seorang travel blogger sebelum tidur online dan men-charging semua gadget. Jadi begitu melihat sinyal wifi kencang saya sempatkan diri untuk mengupdate media sosial dan memeriksa e-mail.

bilik lemari di Standard Ubud Pengosekan
bilik lemari di Standard Ubud Pengosekan
Kamar di hotel ini memang tak memiliki lemari tapi ada bilik khusus dengan rak sehingga saya bisa menyimpan barang dengan rapih dan aman.

kolam renang di bilik lemari di Standard Ubud Pengosekan
kolam renang di bilik lemari di Standard Ubud Pengosekan

menu sarapan pagi langsung dimasaka sebelum dimakan
menu sarapan pagi langsung dimasaka sebelum dimakan
Ketika pagi,  melihat kamar luas dan bersih rasanya sayang meninggalkan hotel lebih awal. Rencana perjalanan sedikit diubah , pagi-pagi benar saya bergegas menuju persawahan terasiring di Tegalalang. Setelah mengabadikan momen matahari terbit kembali ke hotel untuk sarapan dan sejenak bersantai di pinggir kolam renang sambil googling lokasi wisata di sepanjang jalan Ubud-Kintamani.

sarapan di pinggir kolam renang
sarapan di pinggir kolam renang

perpustakaan di Standard Ubud Pengosekan
perpustakaan di Standard Ubud Pengosekan
Beruntung ada beberapa buku dan katalog wisata gratis di perpustakaan hotel sehingga saya bisa mencari informasi tempat wisata menarik 2 hari ke depan di Bali. Sebetulnya tempat ini homey banget untuk duduk santai membaca atau ngeblog . Tapi berhubung trip kali ini agak flashpacking maka saya kembali ke kamar untuk berkemas.

f

Sedari malam saya tidak terlalu memperhatikan bagian eksterior hotel ini. Saya baru sadar ternyata kamar-kamar di hotel ini berderet membentuk huruf u mengelilingi taman. Tepat  di ujung bangunan terdapat sebuah gazebo tinggi yang sebetulnya asik untuk duduk santai.

new-image

Kira-kira satu jam sebelum jam makan siang saya meninggalkan hotel. Ketika check out saya sempat mengobrol dengan petugas hotel yang ramah. Dari dia saya mendapatkan banyak informasi spot wisata dan yang paling mengesankan ia menggambarkan sketsa peta dari Ubud- Kintamani lengkap dengan perkiraan jarak kilometer.

Tapi sebelum saya melangkah pergi saya kembali membuka ponsel saya membuka situs tinggal.com, cekatan tangan saya mengetik lokasi Kintamani dan memesan tempat tinggal nanti malam. 😀

Rumah memang dimanapun tapi mencari tempat tinggal saat liburan langsung saya klik www.tinggal.com.

Apa sih yang membedakan tinggal.com dengan VHO (Virtual Hotel Operator) lainnya? Jika kebanyakan VHO hanya menawarkan kamar budget di tinggal.com ada tiga pilihan kamar : budget , standar dan premium sesuai dengan gaya jalan-jalan kamu.

Soal harga tidak perlu cemas dijamin lebih murah dan promonya bikin deg-degan. Mau potongan kamar untuk kamar pilihanmu . Bagi pembaca setia blog http://www.dananwahyu.com ada potongan yang bisa kamu dapatkan di link ini.

ulang tahun tinggal.com diskon 30-50%
Menyambut hari  jadi yang pertama di bulan Maret ini, tinggal.com memberikan potongan 30-50% untuk semua kamarnya. Ayo buruan pesan hotel untuk liburan impianmu.

Video di atas pengalaman perjalanan Travelution Bali dan menginap di  Standard Ubud Pengosekan  tinggal.com

 

 

14 pemikiran pada “Mendadak Tinggal di Standard Ubud Pengosekan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s