Kisah Lantai 15 Thistel Johor Bahru

Pagi masih dini menjamah hari tapi cerah satu per satu berguguran tersapu rinai hujan. Saya tertegun di atas lantai 15 Thistle hotel memandang selat yang jaraknya sejengkal  antara Johor dan Singapura.

Saya masih berharap hujan akan reda karena saya ingin berenang di kolam yang konon terbaik di Johor Bahru. Namun apa mau dikata langit tetap menangis. Dan saya tetap bertahan di lantai 15 Thistle Johor agar tetap bahagia.

Executive Lounge Thistle Johor terletak di lantai 15 , meski hari hujan seharusnya semua orang yang berada di sini bahagia. Bagaimana tidak, pemandangan kota Johor dengan landamark kota tetap terlihat elok dari sini.

2

5

Paling penting bagi saya, kudapan pelampaias hati kecewa dan perut lapar  tersedia sempurna. Tamu-tamu memilih panganan ringan dan secangkir teh untuk menghangatkan diri. Sambil berbincang bersama  sanak saudara atau rekan mereka di akhir pekan.

3

Penasaran saya mulai menisilik ruang di sebelah kiri dengan meja panjang bertaplak biru keemasan. Tak ada  pintu pemisah antar ruangan , hingga pertemuan bisnis  di sini akan terasa lebih santai.

4

7

Bobby, Marcom Thsitel Johor memilih duduk di sisi jendela dengan kelompok sofa tiga-tiga. Awalnya ia sendiri namun seorang rekan datang menemani untuk bercengkrama.

Ruang ini terlihat begitu sakral bagi saya penghobi kongkow dan nongkrong. Semua orang bercengkrama dengan elegan dan terasa lebih pribadi .

Kira-kira seperti apa ya tempat ini di malam hari? Ah saya tak berani membayangkannya, takut menyesal karena tak sempat menyambangi di saat paling indah.

Sesekali mata saya melirik sebuah grand piano di bawah tangga. Lamat-lamat terdengar alunan lembut musik jazz . “Hentikan khayalanmu, Danan !”

9

Tangga putar kembali mengantar saya pada pengalaman haru biru. Pemandangan dari atas sini terlihat sangat sempurna teman. Lantai kayu coklat dan dinding warna pastel kombinasi abu-abu, ungu dan coklat berpadu tanpa cela.

Belum lagi lampu bulat gantung pelengkap dekorasi memberi kesan mewah dalam nuansa serba minimalis.

8

Dari atas balkon saya menilik ke bawah lebih seksama. Menyaksikan masing-masing kelompok terjebak dalam percakapan asik. Sesekali menerawang indahnya pagi Selat Johor meski mentari enggan hadir menyapa.

6

1

Saya kembali mengagumi pemandangan dari balik jendela. Alam memang tak selalu bersahabat di penghujung tahun.

Akhir pekan terlalu sayang untuk dilewatkan di dalam ruang tapi kini hati terlalu sayang untuk beranjak dari Executive Lounge Thistel Johor Bahru.

10 11

Thistle Johor Bahru
Jalan Sungai Chat, 80100, Johor Bahru, Malaysia
Hotel : +607 222 9234 Fax: +607 222 0153
Email: info@thistle.com.my http://www.thistle.com/johorbahru
Toll Free : 1800 886 886

21 pemikiran pada “Kisah Lantai 15 Thistel Johor Bahru

  1. Aku selalu menganggap JB itu gak menarik opps. Kayaknya kapan-kapan bolehlah siapin waktu khusus untuk menjelajahi JB.

    Eh mas Danan, di kategori travelingnya belom ada Sumatra Selatan >.< tulis tentang Palembang dooong 😀

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.