Kuliner, Sumatra Barat

Warung Katupek Pitalah Pelipur Lara

ketupat pitalah
Katupek Pitalah – kuliner khas Nagari Pitalah

“Stop…” Jerit Rico melintasi daerah Tabiang, dekat pangkalan udara TNI AU yang dulunya Bandara Internasional kota Padang. Sontak mobil mengerem mendadak dan seluruh  penumpang kaget.  Maklum  jetlag penerbangan  Sukarno Hatta-Minangkabau , guncangan keras mengingatkan turbulensi pesawat tadi pagi. Lanjutkan membaca “Warung Katupek Pitalah Pelipur Lara”

Fashion, Sumatra Barat, Travelling

Dandan Ala Minang Istana Baso

Dandan Ala Minang di Istana Baso
Dandan Ala Minang di Istana Baso

“Kalo loe mau gua juga mau”, bisik Santi ke Shinta. Tangannya sibuk memotret istana Baso Pagaruyung di kecamatan Tanjung Emas, kota Batusangkar, kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat. Lanjutkan membaca “Dandan Ala Minang Istana Baso”

Sumatra Barat, Travelling

Mentawai Cultural Trip #7: Turuk Laggai, Gerak Tari Alam

Sikerei Menari
Sikerei melakukan aksi Turuk Lagai

Alam tidak dapat dipisahkan dari kehidupan orang Mentawai . Selain sumber kehidupan,  alam memberikan  inspirasi seni, lihat saja tato bermotif tumbuhan atau hewan menghiasi kulit dianggap sebagai pakaian abadi. Tingkah laku hewan ditirukan dalam gerak tarian di sebut turuk laggai.

Lanjutkan membaca “Mentawai Cultural Trip #7: Turuk Laggai, Gerak Tari Alam”

Sumatra Barat, Travelling

Mentawai Cultural Trip #6: Kabit , Celana Lelaki

Kabit, Celana Lelaki Suku Mentawai
Kabit, Celana Lelaki Suku Mentawai

Kabit selalu mengundang tanya bagi siapapun yang melihat pertama kali. Selembar kulit kayu  dikenakan Sikerei untuk menutupi tubuh bagian bawah. Begitu minim  tanpa jahitan benang. Suku Mentawai tidak mengenal teknik tenun, mereka memanfaatkan tumbuh-tumbuhan sebagai penutup tubuh. Lanjutkan membaca “Mentawai Cultural Trip #6: Kabit , Celana Lelaki”

Sumatra Barat, Travelling

Mentawai Cultural Trip #5: Panah Beracun Lelaki

 Sikerei Amanggaresik membuat panah beracun
Sikerei Amanggaresik membuat panah beracun

Masyarakat Mentawai mengenal  pembagian kerja berdasarkan jenis kelamin. Ada beberapa pekerjaan yang hanya dilakukan oleh kaum pria, salah satunya berburu. Sejak usia 5 tahun mereka belajar memanah dari batang bambu . Setelah mencapai usia 10 tahun diperkenalkan  panah beracun untuk berburu di hutan. Sebelum memulai perburuan pertama , keluarga melaksanakan pesta adat agar anak lelaki terhindar dari musibah. Keterampilan membuat dan menggunakan panah beracun wajib bagi pria Mentawai.

Lanjutkan membaca “Mentawai Cultural Trip #5: Panah Beracun Lelaki”

Sumatra Barat, Travelling

Mentawai Cultural Trip #4: Penangkap Ikan Paling Cantik

Mencari ikan - aktivitas wanita suku Mentawai
Mencari ikan – aktivitas wanita suku Mentawai

Kalabai menyisir rambutnya ke belakang lalu mengikat ujungnya dengan pita. Beberapa tangkai bunga sepatu putih diselipkan . Rok daun pisang sudah dikenakan bersama kalung manik warna-warni. Hari ini memang sangat spesial , belahan jiwa Sikerei ini akan membimbing turis wanita menangkap ikan di sungai.

Lanjutkan membaca “Mentawai Cultural Trip #4: Penangkap Ikan Paling Cantik”