Tips Jitu Buat Kamu yang Mau Pelihara Ikan Cupang

Memelihara ikan cupang sebenarnya gampang-gampang-susah, ikan peliharaan yang punya daya tarik utama dari keindahan warna ekor dan tubuhnya ini memang mulai ramai diperbincangkan kembali. Di dunia hobi satwa, ikan yang habitat aslinya dari negara-negara Asia Tenggara ini mulai banyak dicari kembali lantaran dari beberapa kontes ikan cupang—baik skala nasional juga internasional—muncul jenis-jenis dan strain ikan baru yang sangat unik dan mencengangkan. Harga ikan-ikan cupang yang terbilang langka tersebut pun tidak tanggung-tanggung, ada yang mencapai harga sebuah motor baru.

Munculnya hype ikan cupang tadi mungkin bikin kamu jadi mau pelihara ikan dengan nama latin betta splendens ini. Kalau memang kamu mau pelihara ikan yang satu ini, ada beberapa hal yang harus jadi perhatian, simak ya!

  1. Pahami Tabiat Ikan Cupang

Maksudnya, bukan berarti kamu harus ajak ngobrol ikan cupang kamu. Namun, ada baiknya kamu paham bahwa ikan cupang—utamanya yang jantan—adalah hewan teritorial. Cupang jantan akan sangat galak kalau berada dalam satu wadah bersama cupang jantan lainnya. Makanya, sejak dulu, ikan cupang identik dengan ikan aduan. Jadi, kalau kamu mau pelihara cupang jantan, siapkan wadah kisaran 2 liter yang terpisah untuk tiap ikan jantan. Namun, kalau kamu juga hobi membuat aquascape, memelihara banyak cupang betina dalam sebuah akuarium sudah sangat lumrah, hal demikian disebut dengan betta sorority. Ikan cupang betina—dari jenis dan strain—tertentu warnanya juga enggak kalah cantik sama yang jantan, kalau jumlahnya banyak dan warna-warni, akuarium aquascape dengan betta sorority pasti bakal jadi keren banget!

  • Gunakan Air yang Bagus untuk Ikan Cupang

Setelah siap dengan wadah, kamu harus perhatikan bahwa air untuk ikan cupang harus baik. Maksudnya, pastikan kadar PH dan kadar oksigen terkandung dalam air membuat ikan cupang nyaman. PH air yang baik untuk ikan cupang adalah kisaran 6 sampai 7.

  • Endapkan Air

Jika di rumah kamu pakai air yang langsung diambil dari tanah dengan pompa air, biasanya sih aman untuk cupang. Lain urusannya kalau pakai air PDAM, kalau air di rumah kamu dari PDAM—yang biasanya mengandung kaporit atau kandungan logamnya banyak—biasanya terindikasi dari bau logam di air dan warna yang agak kuning—baiknya airnya diendapkan dulu selama minimal 2 hari. Lebih lama lebih baik, jika ditambah aerator selama diendapkan akan lebih baik lagi karena asupan oksigen di air akan bertambah.

  • Ganti Air Rutin adalah Kunci

Mengganti air dalam wadah ikan cupang kamu harus dilakukan secara berkala, minimal seminggu sekali, lebih sering dari itu pun lebih baik. Sebenarnya, semakin kecil wadah ikan cupang, airnya harus lebih sering diganti. Jika wadah yang kamu pakai kisaran 4 liter, mengganti air bisa dilakukan seminggu sekali. Nah, kalau kamu pelihara banyak cupang, banyak air yang kudu disirkulasikan. Jadi, pastikan kamu cek tagihan pdam di Traveloka biar gampang sekaligus bayar tagihannya sekalian.

  • Beri Pakan Terbaik

Cupang sebenarnya bukan ikan yang pemilih dalam soal makanan, kamu yang waktu SD pernah pelihara ikan cupang pasti pernah bereksperimen kasih beragam makanan untuk ikan cupang, sampai nasi pun pernah dikasih ke cupang dan cupang pun tetap makan itu nasi. Namun, alangkah baiknya kalau cupang kamu dikasih pakan hidup. Pakan hidup terbaik untuk ikan cupang dewasa adalah kutu air—yang banyak jenisnya, misalnya moina dan daphnia—atau jentik nyamuk, dan cacing sutra.

Jadi, sudah siap untuk budidaya ikan cupang sendiri di rumah kamu?

Pembaca kece selalu meninggalkan jejak berupa komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: