Dragon Inn Premium Hotel – Johor Bahru

Jalan Meldrum Johor Bahru
Jalan Meldrum Johor Bahru

“Yakin kita nginep di sini?”  Dragon Inn Premium Hotel mengingatkan akan film gangster dan mafia Hongkong. Sekilas Febri menoleh memastikan hotelnya terang benderang , tidak berada di lorong gelap.

“Kayaknya bukan hotel esek-esek.” Febri meyakinkan saya. Maklumlah kita berdua om baik-baik jadi nggak tahu apa sebetulnya definisi hotel baik-baik , kurang baik atau tidak baik. Karena jujur kita selalu berlaku baik kalau di hotel *pencitraan*.

***

Mendadak Johor Bahru! Dua om-om keren jalan-jalan ke  Legoland tanpa rencana. ~ Baca kisah lengkapnya di sini~.  Keasikan bernostalgia dan ber-haha-hihi bikin lupa kalau belum dapat tempat bermalam. Beruntung dunia dan isinya sudah dirangkum dalam google map. Sekali klik, nama-nama hotel di seputaran Johor Bahru Sentral langsung terpapar nyata tanpa hambatan loading lama.

Meski konon kata uncle google, jarak Johor Bahru Sentral ke Jalan Meldrum hanya selayang pandang. Enggan rasanya melangkahkan kaki lebih jauh, kalau bisa turun dari bus langsung dibopong ke taksi terus dibelai-belai sampai hotel, dan digulingin ke kasur.

Dragon Inn Hotel di pecinan Meldrum Johor Bahru
Dragon Inn Hotel di pecinan Meldrum Johor Bahru

Langkah gontai kami jelas mengundang iba supir taksi. Berbaik hati menawarkan jasa dengan harga luar biasa.

“Jarak selayang pandang 30 Ringgit? Ten ringgit.”Tawar Febri pasang muka kaget, jutek dan juga bokek.

“Twenty!” Supier taksi tak kalah jutek.

“Nope! Ten ringgit?” Langkah gontai kita berubah jadi gagah, dikuat-kuatin sok jual mahal. Berharap supir taksi ngejer terus ngegandeng tangan dan pasrah dibayar berapa ajah.

Lobi Dragon Inn Hotel
Febri di Lobi Dragon Inn Hotel

Nyatanya setelah berjalan 5 meter, 10 meter sampai 15 meter nggak ada supir taksi ngikutin . Akhirnya kita berdua pasrah antri taksi di loket resmi.

“4,75 ringgit…” Rasanya nggak percaya lihat tarif taksi dibayar dimuka. Nggak pake babibu langsung bayar dan loncat ke dalam taksi. Sekali gas ,  dua kali rem  dan tiga kali lirik sampai di Jalan Meldrum.

“Gua udah feeling nggak bakal sampai 10 ringgit. Tuh supir taksi ngetoknya nggak beda dengan supir  Indonesia, ” omel Febri nyaris tertipu.

“Sabar… sabar…” Gua mencoba menenangkan Febri dengan memukul-mukul betis sendiri. Aslinya menghilangkan pegel di kaki sih.

pemandangan dari kamar hotel
pemandangan dari kamar hotel

Singkat cerita , malam ini kami menjadi penghuni kamar Dragon Inn Premium Hotel  lantai tiga. Kamarnya lega banget plus wifinya kenceng, bikin betah goleran di kasur sambil up-date status. Harga per malam sekitar 90 ringgit, sebetulnya ini kamar untuk tiga orang, salah satu ranjanganya bisa dimuati dua orang. Bagi saya yang biasa ngemper dimana saja cukup nyaman.

Minusnya nggak ada sarapan, tapi jangan khawatir . Begitu keluar hotel resto, kafe bederet dan buka 24 jam. Pas banget untuk kamu yang hobi ngemil malem.

suasana kamar usai bermalas-malasan
suasana kamar usai bermalas-malasan

Kamar mandinya bersih, tersedia shower air panas dan juga handuk. Air minum bisa diambil di dispenser dekat lift sebelum masuk lorong kamar. Nggak heran jelang weekend, hunian kamar nyaris 100 persen.

kamar mandi bersih tersedia air hangat dan handuk bersih
kamar mandi bersih tersedia air hangat dan handuk bersih

Standar safety-nya oke banget. Tersedia alat pemadam ringan (APAR) dan hydrant. Bukannya ngarep kebakaran tapi hal-hal seperti ini perlu menjadi pertimbangan ketika memilih hotel.


Kebiasaan bangun super pagi kadang bikin repot. Room mate masih ngorok dan gua bingung mau ngapain. Buka tutup jendela kamar nggak bikin hasrat kebebasan datang. Rasanya kaya princess dikurung di castle tinggi ~efek mimpi di Legoland~

Ya udah kepo’in hotel. Ngintip-ngintip bagian belakang bangunan yang ternyata ada tempat jemuran dan ruang menggosok pakaian. Setelah bertanya dengan petugas ternyata fasilitas ini bisa digunakan oleh tamu. Hmmm pas banget nih buat traveller yang hobi nyuci baju kaya gue.


Lahan parkir di samping hotel memberi kesan hotel lega. Bandingkan dengan hotel di blok sebelah berhimpitan dengan bangunan lain. Minim pencahayaan meskipun siang hari.

Akhirnya pukul 12 siang dua om-om keren check out meninggalkan Dragon Inn Hotel tanpa insiden. Tak ada lubang di dinding bekas peluru atau bercak darah di lantai ala film mafia Hongkong. Jeng… jeng…

 

Dragon Inn Premium Hotel Johor Bahru
12-12D Jalan Meldrum, Johor Bahru, Malaysia

15 pemikiran pada “Dragon Inn Premium Hotel – Johor Bahru

      1. ada mall besar banget, pas untuk emak2 yg mau belanja… ada juga pecinaan dan little india kalau suka wisata budaya, ada museum sejarah cina di johor. hello kitty. ngga terlalu banyak pilihan sih

        Suka

  1. pernah nginap di sini rame2 dengan emak2 rempong
    12 orang ambil kamar cuma 2 wakakaka
    tp kamar yang besar dengan 2 tempat tidur
    maklum emak2 pelit…alasannya cuma tuk mejamkan mata
    bukan tuk bulan madu hahaha

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s