Jelajah Aceh 2011 (part 17): Sabang, Happy New Year!!!

kembang api  (sumber:  Oki)

Ceremonial pergantian tahun Masehi selalu ditunggu-tunggu , momen yang dipercaya sebagian orang sebagai ajang intropeksi diri. Menjadi malam panjang penuh kemeriahan. Begitu juga dengan Sabang, kota kecil di ujung barat Indonesia begitu bergairah menyambut pergantian tahun.

Sepulang dari km 0, saya menyempatkan diri sejenak berkeliling kota. Niat awal buat mengantar Oki yang ingin memenuhi nazarnya “cukur rambut di Sabang”. Tapi setelah berputar-putar kota tidak menemukan tukang cukur. Mungkin mereka sibuk bersiap untuk pesta nanti malam.

Outlet Piyoh
Beragam Pin Piyoh

Karena ini malam terakhir di Sabang, Oki pun mencari beberapa buah tangan khas Sabang. Pilihan pertama outlet Piyoh yang tidak jauh dari penginapan kami. Piyoh ya artinya mampir , merupakan nama souvenir dengan desain moderen dengan tema kontain lokal dan sangat “sabang”. Di sini di jual beragam pernah pernik, mulai dari kaos sampai gantungan kunci dengan desain yang unik dan lucu.

Art Shop Ceudah

Alternatif selanjutnya adalah Ceudah Art Shop yang berada di jalan Perdagangan. Selain kaos Ceudah menyediakan beragam souvenir yang bernuansa etnic.Untuk kamu yang hobi dengan asesoris , Ceudah bisa menjadi pilihan. Selain itu di sini juga menyediakan pajangan khas Aceh seperti Rencong.

Malam di Sabang

Selesai belanja, kitapun bergeser ke sebuah kedai nasi goreng di jantung kota sambil menikmati mobil lewat. Terlihat kendaraan menuju Sabang Fair, pusat perayaan malam tahun baru. Sapa sangka jalanan di kota kecil ini menjadi begitu padat.

Menjelang pukul 23:00 sayapun kembali ke penginapan saya kembali di hotel. Saya liat di kamar sebelah, Edi masih meringkuk demam. Sepulang dari km o sore ini , tiba-tiba Edi demam. Suhu tubuhnya meningkat tapi kondisi badannya mengigil kedinginan. Ternyata sebelum berangkat ke Sabang tadi pagi, Edi sebetulnya agak tidak enak badan. Tapi untuk memenuhi keinginan jalan bareng dengan kita, dia agak memaksakan kondisi badannya yang sudah tidak fit.

Detik-detik pergantian tahun semakin dekat. Oki mengajak saya ke Sabang Fair menikmati tahun baru di sana. Tapi rasanya mata ini sudah berat, sayapun terlelap tidur. Hanya sayup sayup terdengar suara teriakan “Selamat Tahun Baru” disambut suara kembang api. Seolah saya berada di tengah kerumunan orang-orang menyaksikan indahnya kembang api , ternyata semua cuma mimpi.

Pukul 01:30 saya terbangun mendengar kegaduhan kecil. Ternyata orang-orang baru pulang dari perayaan tahun baru. Oh sudah tahun baru? ujar saya lirih. Bagi saya pergantian tahun tidak terlalu spesial, sama dengan pergantian jam, hari dan bulan hanya guliran angka-angka saja. Resolusi 2012? Ga terlalu muluk deh… ingin bisa jalan-jalan dan bahagia kaya sekarang tapi dengan kualitas yang lebih baik. Misal jadi traveller…. wkakakkakaka

Malam kembali sepi setelah Sabang diguyur hujan. Di Kamar sebelah Edi masih meringkuk demam, panasnya masih tinggi.  Padahal sudah minum obat. Agak khawatir juga dengan kondisinya malam ini. Semoga besok lebih baik dan bisa melakukan perjalan pulang ke Banda Aceh. Nampaknya malem ini ada yang begadang. Ria bolak-balik menengok kondisi Edi, untuk mengganti kompres.

Usai mengemasi barang-barang saya kembali tidur, sembari menunggu pagi. Hoamm… lega rasanya menikmati perjalanan panjang di penghujung tahun 2011 hingga 2012. Namun perjalanan ini belum usai… besok kita menuntaskan perjalanan pulang menuju kota masing-masing. Kembali ke aktivitas dan rutinitas… Dan kembali ke dunia nyata. Welcome to Real World!!! Cepat Sembuh Edi…

Jelajah Aceh 2011 (part 1): Awal Yang Tak Selalu Indah

Jelajah Aceh 2011 (part 2) : Lut Tawar Begitu Menggoda

Jelajah Aceh 2011 (part 3) : Uji Nyali dan Dingin.. Brrrr

Jelajah Aceh 2011 (part 4) : Ayo Bergaya ke Burgayo

Jelajah Aceh 2011 (part 5): Labi-Labi Berjodoh

Jelajah Aceh 2011 (part 6): Kenangan 7 Tahun Bencana Tsunami

Jelajah Aceh 2011 (part 7) : Tidur Dimana?

Jelajah Aceh 2011 (part 8): Berlayar ke Ujung Barat Indonesia

Jelajah Aceh 2011 (part 9) : Santai di Pantai, Slow di Pulauuuu

Jelajah Aceh 2011 (part 10) : Keheningan Iboih

Jelajah Aceh 2011 (part 11): Check Out!

Jelajah Aceh 2011 (part 12) : Pengelana Senja

Jelajah Aceh 2011 (part 13) : Bukan Wisata Kuliner Biasa

Jelajah Aceh 2011 (part 14): Memburu Sunrise Benteng Jepang.

Jelajah Aceh 2011 (part 15) : Pantai di Kota Sabang

Jelajah Aceh 2011 (part 16) : Dari Off Road Sampai Nol Kilometer

Jelajah Aceh 2011 (part 17): Sabang, Happy New Year!!!

Jelajah Aceh 2011 (part 18) : Pulang dan Berpisah

Jelajah Aceh 2011 (part 19) : Yang Unik Dari Sabang

 

Simak Yuk Serunya #NekadTraveler

Satu pemikiran pada “Jelajah Aceh 2011 (part 17): Sabang, Happy New Year!!!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s