Moon of June

“Dengan kekuatan bulan aku akan menghukumu”….

Sepenggal kalimat yang selalau diucapkan sailormoon, tokoh kartun Jepang dengan baju kerah matrus ala pelaut. Malam ini bukannya saya akan menjadi sailormoon tapi akan memburu gerhana bulan. Tepat tanggal 16 Juni 2011 dinihari  diramalkan akan ada gerhana bulan. Kebetulan malam ini saya bertugas shift malam jadi tidak ada salah menikmati indahnya bulan sambil bekerja. Eh maksud saya bekerja sambil menikmati keindahan bulan :p


Momen langka ini sepertinya bisa dijadikan ajang uji coba untuk mengguji kemampuan kamera poket saya membidik bulan di malam hari. Apakah dengan kamera ini saya bisa menangkap gambar bulan dengan indah?

Percobaan pertama dengan menggunakan mode night tanpa flash yang secara otomatis akan  menaikan nilai sensitivitas ISO pada kamera. Untuk mendapatkan gambar yang lebih besar saya menggunakan feature zoom pada kamera. Tapi apa yang terjadi? Secara mendadak kamera saya tiba-tiba mati sendiri. Berkali-kali saya coba dengan posisi pengambilan gambar yang berbeda tapi kamera tetap auto shutoff. Akhirnya saya berkesimpulan bahwa sistem pengaman sensor kamera bekerja untuk melindungi sensor dari intesitas cahaya berlebihan seperti ketika memotret matahari.

Percobaan selanjutnya dengan menggunakan auto mode agar kamera secara otomatis mengatur bukaan dan kecepatannya sendiri. Setelah mencoba beberapa kali akhirnya mendapatkan gambar bulan yang benar-benar bulat. Dan saya pun berkesimpulan untuk pengambilan gambar malam hari seperti ini idealnya menggunakan triport.

Sekitar pukul 01:00 WIB tampilan langit berubah. Dari yang gelap pekat tiba-tiba disekeliling bulan tampak awan putih mengembang indah membuat “perburuan gambar” malam ini semakin seru.

Sempat beberapa saat awan menutupi bulan beberapa saat. Sebetulnya kondisi ini juga membuat saya agak was-was karena jika ini berlangsung berkelanjutan. Mustahil saya untuk bisa menikmati momen gerhana bulan malam ini.

Sambil menunggu detik-detik gerhana tidak ada salahnya mencoba bermain dengan komposisi. Mencoba mengkombinasi tampilan bulan dengan elemen lain. Karena malem ini saya sedang on duty dan tidak bisa jauh-jauh dari tempat kerja. Maka yang menjadi objek tambahan malam ini adalah sebuah pohon yang ada di depan kantor. Dengan sedikit bantuan lighting dari lampu  Halogen percobaan selanjutnya pun di mulai.

Sekitar pukul 01:22 WIB gerhana bulan mulai terlihat , sedikit bagian ujung bulan mulai tampak terpancung.

Menjelang pukul  2:30 WIB bulan mulai hilang sebagian. Benar-benar fenomena alam yang luar biasa. Jujur, ini pertama kalinya saya mengamati proses gerhana bulan.

Pukul 02:45 WIB, bulan hanya menyisakan ujung kecil di bagian ujungnya. Lalu berangsur-angsur sekitar pukul 03:00 bulan menghilang dan meninggalkan hitam kelam di langit. Berdasarkan informasi di internet proses dari awal menghilang sampai bulan muncul kembali sekitar 3 jam. Berarti masih ada kesempatan untuk melihat proses penampakan bulan secara berangsur. Namun sayang sekitar jam 3 lewat tiba-tiba hujan turun.

Meskipun malam ini proses gerhana bulan tidak dapat saya saksikan dengan lengkap. Saya sangat menikmati semua prosesnya mulai dari bereksperimen dengan kamera sampai mendaptakan momen yang dinanti. Ternyata ada gunanya juga kerja malam 😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s