LOG OUT

log out

Bekerja partime sebagai penjaga warnet adalah hal yang menyengangkan bagi mahasiswa tingkat akhir sepertiku. Selain mendapat uang dan memperoleh akes internet gratis untuk kepentingan tugas akhir ternyata di sini aku bisa mengamati beragam jenis mahluk hawa. Dari yang biasa-biasa saja sampai yang luar biasa: sifat, bentuk, ukuran , tingkat ke alay-an sampai tampilan. Seperti satu mahluk manis di bilik nomor tiga , sudah 2 minggu ini aku mengamati mahluk yang memliki penampilan di atas rata-rata dibandingkan semua pengunjung warnet yang ada di sini. Meskipun sudah 2 minggu dia keluar masuk warnet ini tapi jujur aku belum kenal dan tahu namanya, karena semua senyum sapa manisku selalu ditanggapi dengan senyuman dingin. Padahal berdasarkan survei independent yang aku lakukan dengan mempertimbangkan nilai galat dan faktor regresi, 9 dari 10 wanita yang aku sapa dengan senyuman ini akan memberikan respon positif .

Wajahnya selalu resah dan tidak tenang, aku sempat berpikir mungkin dia kebelet ke toilet atau mungkin haus, maka dengan intuisi marketing untuk memberikan pelayanan plus kepada pelanggan aku tawarkan kamar mandi gratis dan diskon untuk air mineral. Tapi lagi-lagi penetrasi pasar yang aku lakukan selalu direspon dengan negatif. Seperti biasa pagi mahluk manis itu datang dengan wajah tegang dan hampir saja menumbur meja talase di samping kasir. Aku mencoba menganalisa dengan kemampuan indra keenamku tentang apa yang sebenarnya terjadi. Belum selesai penerawanganku tiba-tiba dia keluar dari biliknya lalu memberikan aku uang lima ribu rupiah. Aku sempat bengong karena uang yang dia berikan terlalu banyak. Belum sempat aku mengembalikan kelebihan uang dia sudah pergi dengan sepeda motornya. Ketika kuamati billing warnet ternyata komputer yang dipakai belum di log out. Tadinya akan ku log out dari meja kasir tapi tiba-tiba rasa penasaranku datang. Kubuka komputer tempat mahluk tadi bermain internet. Sebetulnya apa yang aku lakukan ini sangat bertentangan dengan Tatanana Sopan Santun Etika Penjaga Warnet yang dia buat oleh APJII tapi demi perasaan ini aku rela melanggar sumpah yang sudah aku lakukan di depan Bang Muslim pemilik warnet ini. Aduh ternyata tidak hanya komputernya saja yang belum di log out, account email dan facebook serta messengernya juga belum di logout. Tanpa basa-basi aku buka emailnya satu persatu dan belakangan aku tahu bahwa nama mahluk manis itu adalah Sally. Hmm namanya mirip bintang film panas tahun 90an ujarku lirih. Dengan seksama kubaca emailnya satu per satu seperti tim audit dan pansus BLBI. Dari semua hasil temuanku aku dapat menyimpulkan bahwa Sally punya kekasih yang ada di luar negeri dan nampaknya hubungan dengan kekasihnya sedang tidak harmonis. Kuat dugaanku mereka sudah putus dari hasil investigasi email terakhir kubaca bahwa keduanya sudah tidak ada hubungan lagi. Hal ini diperkuat dengan status facebook Sally yang berubah menjadi lajang. Dengan sigap ku catat emailnya dan aku add di facebookku dan sehari kemudian di aprove sebagai temannya. Iseng-iseng kusapa id messengernya yang aktif, OMG dia membalasnya dengan ramah. Horeeeeeeeee batinku menjerit senang, senyumku mengembang culas dan otaku berpikir nakal, he hehehheh maaf bukan

me**M.

Hubungan ku dengan Sally semakin akrab walaupun kami belum pernah bertemu secara langsung. Aku tidak tahu mengapa sejak kejadian minggu lalu dia memberikan uang lima ribu Sally belum pernah kembali ke warnet ini. Mungkin dia belum berani melihat diriku yang sangat tampan ini, dia terlalu pemalu untuk menunjukan sosoknya di depanku. Hari-hariku selalu indah apalagi Sally selalu menyapaku melalui messenger dan memberi komen semua status facebook ku. Rencananya minggu ini ketika aku kopi darat dengan dia aku akan langsung menembaknya. Sesuai dengan pepatah lama kesempatan tidak akan datang dua kali dan pepatah operator warnet, sekali dayung dua tiga user terlampaui. Maksudnya kalau ada user warnet cantik jangan sampai terlampaui user warnet lain tapi operator harus ambil jatah duluan.

Pagi ini kepalaku benar-benar pusing semalaman aku begadang chat dengan Sally, walaupun ngantuk aku tidak sanggup menolak ajakannya untuk melewati dunia maya bersama. Dengan lesu aku duduk di meja operator berharap pagi ini tidak ada user yang datang karena aku benar-benar lesu. Ketika sedang asyik menyandarkan diri di dinding tiba-tiba mahluk cantik yang kukenal masuk. HaaaSally? ujarku menjerit dalam hati. Mati-matian kurapikan dengan tangan muka dan rambutku yang memang belum tersentuh air dari kemaren sore.
“Hmmm , hhhhhaaa Pagi? Ma… u… maen iiiiiin.. ternet….? Sapaku gugup dengan senyum mengembang . Aku benar-benar salah tingkah.

Sally hanya tersenyum lalu dia masuk ke dalam bilik nomor empat. Dadaku berdegup kencang rasanya ingin meledak. Kenapa dia tidak bilang kalau pagi ini mau ke sini, padahal semaleman kita asik chat berdua. Mungkin dia ingin memberikan kejutan untukku. Aku berjalan mondar-mandir di depan meja kasir untuk menghilangkan rasa gugup sambil berpikir apa yang akan aku bicarakan dengan Sally.

“Mass bisa tolong aku ga?” suara manja dari bilik nomor empat. Aduh benar sepertinya Sally ingin memberikan kejutan kepadaku. Dengan tergopoh-gopoh bagaikan layanan pizza delivery kuhampiriSally.
“Iya mbak, ada yg bisa dibantu. ” Jawabku ramah dan sok akrab…
“Gini lho mas ini semua id kok ga ada yang bisa dibuka? dari email , facebook sampai messenger…” Sally menjelaskan
“Sejak kapan mbak…”Tanyaku bingung…
“Gini lho mas , semenjak minggu kemaren aku main disini aku ga pernah buka-buka internet lagi sampai sekarang? Sally memandang mataku yang membuatku semakin gugup….

“Seminggu ga maen internet ya mbak…? Mung… mung … mung kin di hack orang mbak?” Harapanku mulai sirna… Jadi selama ini yang chat dengan aku bukan Sally tapi hacker yang mencuri account Sally. Dan bisa saja itu bukan perempuan tapi laki-laki. Tiba-tiba perutku mual, badanku lemas dan kepalaku berputar-putar..
“Brak!!!!” Tubuhku jatuh lunglay di depan Sally … dan semua menjadi hitam
“Mas…mas… mas….” Suara Sally makin terdengar jauh menghilang dan akhirnya sirna seperti harapanku untuk menjadi pacarnya…
**********************PINGSAN****************************

Kisah Kehidupan Untuk Penjaga Warnet di Seluruh Penjuru Dunia

4 pemikiran pada “LOG OUT

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s