TIps Travelling

8 Alasan Jalan Bareng Backpacker Lokal

backpacker Medan
backpacker Medan

Jalan-jalan keliling Indonesia yuk! Bersilaturahmi mengunjungi teman-teman komunitas backpacker lokal. Wah seru pastinya, tambah teman dan pengalaman. Simak 8 alasan kenapa kamu harus  jalan bareng mereka.


Komunitas backpacker lokal  yang tidak berafiliasi dengan komunitas manapun tumbuh subur di Indonesia seiring dengan semangat mencintai tanah air melalui jalan-jalan murah. Buka saja laman facebook, dengan mudah menjumpai grup jalan beransel dengan nama kota atau propinsi  seperti Medan, Jogja, Palembang , Padang , Makassar atau Sulawesi Utara. Berikut 8 alasan kenapa kamu musti kenal  komunitas backpacker lokal.

Informasi
Informasi akurat dan lengkap bisa kita dapatkan dari komunitas backpacker setempat, seperti : How to get there ,  What must do and don’t , tanggal festival tradisional sampai  kuliner khasnya.

Murah Meriah
Jalan-jalan ala backpacker jelas murah tapi mengenal komunitas backpacker setempat bisa lebih berhemat. Ga percaya. Coba tanya ke mereka dimana penginapan atau tempat makan paling murah. Pasti tahu, terutama anak kost.

Teman dan Persahabatan
Tidak diragukan lagi, jalan-jalan model gini pasti menambah teman . Apalagi kalau melalui perjalanan panjang , merasakan suka dan duka bersama. Walaupun baru ketemu beberapa minggu rasanya sudah akrab banget kaya sodara. Pas pisah sedih banget, sampai ada drama nangis-nangisan.

Spot Tersembunyi
Pengalaman jalan bareng komunitas backpacker  lokal, selalu ditunjukin hidden spot . Itu lho spot wisata bagus nyempil dan tidak banyak diketahui wisatawan umum.

Bahasa
Mau belajar bahasa setempat. Gaul donk , nimbrung ngobrol kalau mereka menggunakan bahasa setempat. Mungkin satu dua hari bakal bengong karena ga ngerti. Tapi hari ketiga , dijamin sudah dapat kosa kata baru. Seminggu sudah bisa ngegombal pake bahasa lokal #eaa.

Tradisi dan Budaya
Tahu donk pepatah disitu bumi dipijak, disitu langit dijunjung. Sebelum  bertamu tanya dulu dengan calon tuan rumah tradisi setempat. Seperti larangan atau hal-hal tabu yang dilakukan. Jangan ragu buat bertanya dengan teman-teman di komunitas backpacker lokal, karena ini akan memperkaya pengetahuan kamu.

Toleransi
Kenal orang dengan latarbelakang budaya beragam mampu  mengasah kemampuan adaptasi. Apalagi kalau kamu jadi “kaum” minoritas di sana.  Serta  merasakan arti toleransi yang sebenarnya.

Gratis
Wah kalo gratisan itu tentatif, tergantung kebaikan tuan rumah. Berharap boleh tapi tidak boleh memaksa. Jangan sampe mencari akomodasi murah dengan cara murahan , misalnya memanfaatkan kemurahan hati orang lain.  Sudah diantar ke Sawah Lunto tapi minta diantar keliling Sumbar atau Indonesia. 😀

 

32 komentar

  1. Untungnya klo ketemu teman (backpacker) yang baik. Saya bbrp kali baca di forum, ada yg pinjam duit ga dibalikin sampai traveling selesai, ada yg ngopi hasil foto2 teman seperjalanan trus fotonya dijual ke media, dan cerita lainnya.

    Suka

  2. Wah, seru banget kayaknya kenalan dengan backpaker lokal. Belum pernah nyoba tapi akan dicoba praktekkan, moga2x ketemu yang baik dan nyambung buat jalan bareng. Sayang komunitas yang di daerah Raja Ampat belum ada kali ya… 🙂

    Suka

Pembaca kece selalu meninggalkan jejak berupa komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.