Kenyamanan vs Kualitas

Fotografer - Alam - Objek
Fotografer – Alam – Objek

No Pain, No Gain. Suara napas memburu, jantung memompa semakin kencang, memasukan udara sebanyak-banyaknya ke dalam paru-paru.

Kamera DSLR dipundak rasanya bertambah berat akibat lelah yang membuncah. Perjalanan 3 jam seolah perjuangan panjang untuk menyaksikan keindahan tersembunyi di Kerinci, Danau Gunung Tujuh.

Sepulang dari Mentawai Elyudien, Jali dan Mira berniat menyambangi danau Gunung Tujuh. Rayuan ketiganya meluluhkan niat saya untuk langsung pulang ke kota Jambi. Dari Padang kami berempat menuju pertigaan Pelompek dengan travel malam.

Kabut tipis dan dinginnya hawa pegunungan menyambut. Untuk memudahkan pendakian kami menyewa jasa porter. saya hanya membawa kamera dan asesories, beberapa buah lensa dan tripod.

DSLR-kualitas gambar
DSLR-untuk kualitas foto terbaik

Awalnya semua terasa ringan, tapi memasuki tanjakan dengan kemiringan 45 derajat, semakin berat. Apalagi harus melalui undakan akar kayu, membuat lutut goyah karena kelelahan. Terkadang kita mengorbankan kenyamanan perjalanan demi mendapatkan foto terbaik.

Setelah berada di ketinggian 2000 mdpl, kami harus menuruni bukit terjal untuk sampai ke pinggir danau. Agar tidak terpeleset jalan menggunakan bokong alias ngesot menjadi pilihan.

Beruntung laptop saya titipkan di rumah sang porter. Membawa laptop saat traveling memang merepotkan. Tapi dibutuhkan untuk mentransfer file foto agar bisa di-upload. Gambar yang diambil melalui ponsel memang bisa langsung diunggah ke intetrnet tapi kualitasnya tidak sebagus kamera DSLR

Akhirnya kami sampai di danau vulkanik tertinggi di Asia Tenggara. Menikmati keindahan danau yang konon memiliki kekuatan magic. Rasa lelah terbayar lunas dengan foto indah Danau Gunung Tujuh.

Dalam pendakian seperti ini kamera DSLR menjadi sebuah dilema. Mana yang harus kita pilih, kenyamanan atau kualitas gambar.

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

10 pemikiran pada “Kenyamanan vs Kualitas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.