Kuliner Nepal

Thamel House Restaurant

Nepali Dinner
Kulineran Nepal|Sony DSC-TX10

Thamel House Restaurant . Eksterior, interior dan nuansanya sangat tradisional. Namun cita rasa internasional disesuaikan dengan pengunjung kebanyakan wisatawan mancanegara.

Gaya Nepali
Gaya Nepali|Sony DSC-TX10

Tepat pukul enam sore waktu setempat, Santos menjemput kami Vaishali Hotel untuk jamuan makan malam di Thamel House Restaurant. Khusus acara ini tadi siang saya berbelanja pakaian khas Nepal di Thamel. Makasud hati tampil total, tapi alih-laih malah terlihat aneh dengan setelan kuning genteng mencolok.

Setelah berjalan beberapa blok sampai di Thamel House Restaurant (THR). Arsitekturenya mirip bangunan di Durbar Square. Batu bata merah tanpa pelur dan jendela dipenuhi ornamen ukiran. Pelayannya mengenakan baju putih dan rompi merah. Interior tidak berbeda dengan eksterior, hanya sedikit lebih moderen , tergantung rak berisi botol wine.

Alu Tareko
Alu Tareko|Sony DSC-TX10

Sajian pembuka Alu Tareko, kentang goreng . Meskipun tidak digoreng tipis, kulitnya  renyah terasa  asin dengan aroma bawang putih. Selingannya kedelai sangrai berbumbu rempah dan daun beraroma kuat. Terasa tidak familiar di lidah . Untuk menetralisir rasa ini saya meminum segelas teh manis.

Momo
Momo|Sony DSC-TX10

Momo makanan khas Nepal yang sangat terkenal. Mirip dim sum tapi kulitnya lebih keras dan tebal. Isinya bisa ayam atau sayuran , biasa disantap bersama kuah kari kekuningan. Rasa momo di sini lebih flat , tidak sekuat yang ada di warung pinggir jalan. Mungkin sudah disesuaikan dengan pengunjung yang mayoritas wisatawan mancanegara.

Sajian Utama
Sajian Utama|Sony DSC-TX10

Pengunjung diberi piring kuningan besar. Satu per satu hidangan makan malam datang. Pelayan menawarkan beragam jenis masakan, mulai dari Sada Bhuja, Kalo Dal, Kukhura ko Sekuwa, Khasi Ko Ledo dan Mis Mas Takari. Semuanya bercampur di dalam satu piring. Bisa menggunakan tangan atau sendok garpu untuk menyantapnya. Rasanya cukup lezat , pas di lidah Indonesia saya. Berbeda dengan masakan Nepal yang saya santap di warung beberapa hari lalu.

Sada Bhuja. Nasi berasal dari beras Basmati, varian beras asal India atau Pakistan, bentuknya lebih panjang. Biasanya dimasak perak atau sedikit keras.
Kalo Dal. Berasal dari lentils, sejenis bijian yang direbus lalu dicampur dengan mentega .
Khasi Ko Ledo. Daging domba bumbu kare.
Kukhura Ko Sekuwa. Ayam direndam bumbu lalu dipanggang bersama sayuran.
Mis Mas Tarkari. Tumisan beragam sayuran.

arak Nepal
arak Nepal|Sony DSC-TX10

Arak disajikan untuk menetralisir aroma kambing. Arak Nepal berasal dari fermentasi beras. Rasanya mirip sake tapi lebih menyengat karena kandungan alkoholnya lebih tinggi.

Shikarni
Shikarni|Sony DSC-TX10

Dessert atau penutup sajian adalah Shikarni, yogurt lembut dengan paduan kacang. Rasanya tidak terlalu manis, cenderung asam. Tapi cukup menyegarkan setelah lidah bergumul dengan beragam bumbu rempah.

suasana restoran
suasana restoran|Sony DSC-TX10
tarian gadis Nepal
gadis penari|Sony DSC-TX10

Pengunjung dapat menyaksikan tarian khas Nepal sambil makan malam. Tiga gadis berkerudung melenggak – lenggok bersama alunan musik, sesekali berputar. Gaun panjang dan kerudung panjang melambai-lambai. Hiburan sempurna untuk makan malam lezat.

Thamel House Restaurant
Thamel House Restaurant|Sony DSC-TX10

Thamel House Restaurant
Thamel, Kathmandu
Phone : 4410388

Opening Hour
10:30am – 10:30 pm

Price
$1-$15

RELATED STORIES
Nepal Travel Preparation
First Step Kathmandu
Boudhanath – Different Way to Pray
Pashupatinant – Past and Future
Monkey Temple
Patan Durbar Square
Durbar Square-Kathmandu
Durbar Mar – Manhattan-nya Kathmandu

Thamel House Restaurant
Finally Found Good Rice in Pokhara

Bhangeri Durbar Resort
Hotel Vaishali , Thamel Kathmandu
Hotel With Flower, Tulsi

 

14 komentar

Pembaca kece selalu meninggalkan jejak berupa komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.