Kuliner Timor Leste Travelling

Explore Timor-Flores 2012 (part 15): Friend, Fotografi , Food

Montase kembar dengan teknik sweep fotografi
Teknik sweep fotografi

Jika saya  ditanya kapan berhenti travelling. Sulit bagi saya untuk menjawabnya tapi saya mencoba menjelaskan dengan sebuah analogi.  Travelling bagi saya seperti membaca  buku kehidupan. Ketika selesai membaca halaman pertama  maka saya akan penasaran untuk membuka halaman selanjutnya. Dan ironisnya jumlah halaman itu tidak akan pernah habis. Karena ketika kita membalik satu halaman maka jumlah halaman dibelakangnya akan terus bertambah. Dan yang paling gila setiap kata di dalam halaman buku selalu memberi energi baru untuk kembali membaca.

 

(3/9/2012) Membuka lembar berikutnya, terbang menuju Maumere bersama seorang teman baru bernama Herlina. Wanita  49 tahun yang aktif di kegiatan sosial bergabung dalam trip kami. Hobi travelling-nya bisa dikatakan sudah mendarah daging . Tiap bulan bahkan setiap minggu selalu saja ada tempat yang ia kunjungi. Impian terbesarnya menjejakan kaki di puncak Mount Everest,Himalaya. Beliau sadar bahwa fisiknya tidak setangguh remaja ketika dia aktif di Mahitala. Cedera tulang belakang yang pernah memasungnya di kursi roda membuatnya tidak mampu berjalan sambil membawa beban di pundak. Tapi semangatnya berkeliling dunia tidak pernah padam.

Pengeras suara di bandara El Tari berulang kali memanggil penumpang penerbangan pukul 09:30 WITA. Kami berlima berusaha memasang telinga baik-baik apakah itu pesawat menuju Maumere. Tapi sepertinya bukan, itu pesawat  tujuan Makasar. Kembali pengeras suara berbunyi memanggil penumpang. Dan ternyata pesawat tujuan Makasar tapi akan transit di Maumere. Kami berlima tergopoh-gopoh berlari menuju landasan pacu. Ah untung sang pilot sabar dan pramugari tetap tersenyum lebar. Tapi penumpang lain merengut. *hiks

Bagaimana kami yang berada di ruang tunggu tidak mendengar panggilan.  Apa mungkin   kecapekan membuat pendengaran berkurang . Kami berempat – Saya , El, Rosi dan Evi – abis lari-lari centil muterin kursi buat difoto. Ga tahu dapet ide dari mana (*kayaknya saya sih).  Niatnya “killing time” di ruang tunggu , bereksperimen montase kembar dengan teknik sweep fotografi. Melalui feature panorama SONY, kamera pocket digerakan dari kiri ke kanan. Sedangkan para model  berpose di ujung kiri lalu berlari – lebih cepat dari gerakan kamera – dan kembali berpose di ujung kanan. Butuh beberapa kali latihan agar gerakan kamera sinkron dengan perpindahan model . Dan hasilnya  sebuah foto dengan objek kembar. *norak ya

Pemandangan pantai pasir putih  dari atas pesawat bonus penerbangan kali ini. Bagai membuka lembaran baru buku kehidupan menjejakan kaki di bumi Flores. Seperti membaca buku kehidupan, bandar udara Frans Seda adalah kata pertama yang kami baca di halaman berjudul Flores.

Resto 78 berada di Jalan Melati IV /1 menjadi persinggahan pertama . Tujuan pertama menuntaskan rasa lapar lalu mendiskusikan rencana perjalanan panjang sampai Labuan Bajo.

Menu makan siang kali ini adalah sayur bunga pepaya dan kuah asam, makanan khas Maumere. Pelayan menjelaskan untuk mengurangi rasa pahit, bunga pepaya diremas bersama garam dan dicuci sampai bersih. Lalu ditumis bersama bumbu dapur seperti bawang merah, bawang putih dan cabai lalu diberi potongan tomat. Meskipun rasa pahit masih samar tersisa , bunga pepaya tetap membangkitkan nafsu makan.

Kuah asam mirip sup ikan tapi rasanya asam dan pedas. Rasanya segar paling pas disantap siang hari. Sepertinya rasa asam berasal dari belimbing wuluh atau asam jawa. Potongan daging kakap merah bercampur bersama potongan cabai dan tomat. Sempurna bersanding dengan nasi putih hangat. Menambah semangat kami untuk memulai   petualangan di bumi Flores. *cemungud kakak.

Check in di bandara El Tari Kupang
Check in di bandara El Tari Kupang
meninggalkan Kupang melalui El Tari
meninggalkan Kupang melalui bandara El Tari
keindahan pulau Flores dari atas pesawat
keindahan pulau Flores dari atas pesawat
bandara Frans Seda, Maumere
bandara Frans Seda, Maumere
makan siang di Resto 76 Maumere
makan siang di Resto 76 Maumere
sayur kembang kates khas Flores
sayur bunga pepaya khas Maumere
ikan kuah asam di atas nasi
ikan kuah asam di atas nasi

Explore Timor-Flores 2012 (part 1): Tawaran Menggiurkan
Explore Timor-Flores 2012 (part 2): Dari Barat Ke Timur
Explore Timor-Flores 2012 (part 3): Sejengkal Waktu di Kupang
Explore Timor-Flores 2012 (part 4): Jejak Sasando
Explore Timor-Flores 2012 (part 5): Lintas Negara 12 Jam
Explore Timor-Flores 2012 (part 6): Jalan Tanpa Snappy
Explore Timor-Flores 2012 (part 7): Kampung Alor, Kampung KD
Explore Timor-Flores 2012 (part 8): Mengais Cinderamata Pasar Tais
Explore Timor-Flores 2012 (part 9): Sholat di Masjid An Nur
Explore Timor-Flores 2012 (part 10): Senyum Kunci Masuk Istana
Explore Timor-Flores 2012 (part 11): Nge-Mall di Timor Plasa
Explore Timor-Flores 2012 (part 12): Bonus Keindahan Di Cristo Rei
Explore Timor-Flores 2012 (part 13): Hampir Malam di Dili
Explore Timor-Flores 2012 (part 14): Rosalina Pulang
Explore Timor-Flores 2012 (part 15): Friend, Fotografi , Food
Explore Timor-Flores 2012 (part 16): Pantai Pertama Flores, Kajuwulu
Explore Timor-Flores 2012 (part 17): Kearifan Lokal Renggarasi
Explore Timor-Flores 2012 (part 18): Petualangan Mendebarkan, Murusobe
Explore Timor-Flores 2012 (part 19): Life Begin At Forty
Explore Timor-Flores 2012 (part 20): Clement on Kelimutu
Explore Timor-Flores 2012 (part 21): Kenangan Desa Wologai
Explore Timor-Flores 2012 (part 22): Green Green
Explore Timor-Flores 2012 (part 23): Riang Nga-Riung di Riung
Explore Timor-Flores 2012 (part 24): Hot dan Cold Trip
Explore Timor-Flores 2012 (part 25): Kampung Bena
Explore Timor-Flores 2012 (part 26 ): Ruteng, Sofi dan Pesta
Explore Timor-Flores 2012 (part 27 ): Lingko, Spiderweb Rice Field
Explore Timor-Flores 2012 (part 28 ): Dintor dan Ide Si Mami
Explore Timor-Flores 2012 (part 29 ): Firasat Wae Rebo
Explore Timor-Flores 2012 (part 30 ): Labuan Bajo Time
Explore Timor-Flores 2012 (part 31 ): Kanawa The Love Island
Explore Timor-Flores 2012 (part 32 ): Hopping S.O.S.
Explore Timor-Flores 2012 (part 33 ): Ini Komodo Bukan Omdo
Explore Timor-Flores 2012 (part 34 ): Caca Marica Pulau Rinca
Explore Timor-Flores 2012 (part 35 ): Drama Happy Ending

2 komentar

  1. asik ada namaku , tks sudah diingat danan dalam perjalanan pertama nya, mari bersama sama berkelana membuka lembar kehidupan baru setiap ada kesempatan dan menikmati keindahan ciptaan Tuhan yang maha besar. good writer Danan . GBU

    Suka

Pembaca kece selalu meninggalkan jejak berupa komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.