Bikepacker Menjelajah Lampung Barat (part 3): Dilema Air Terjun

Antara Dilema dan Galau
Antara Dilema dan Galau

Andy Lau. Antara dilema dan galau menggambarkan perasaan hari ini. Kok bisa?

Mas Guvron (kanan) : Memberikan Informasi Spot Air Terjun
Mas Guvron (kanan) : Memberikan Informasi Spot Air Terjun

Jadi begini, kita berkenalan dengan penduduk lokal namanya mas Guvron. Dia bercerita kalo tidak jauh dari Sekala Brak ada air terjun bagus. Spot pas bener buat mendirikan tenda. Kita bener-bener tergoda dengan keindahan bukit Purajaya berhawa sejuk, apalagi dekat dengan sumber air.

Mampir Dulu ke Warung Makan
Mampir Dulu ke Warung Makan
Makan Siang: nasi dan timunnya boleh nambah
Makan Siang: nasi dan timunnya boleh nambah
menu makan siang : nasi + ayam goreng + sambal buncis cempokak
menu makan siang : nasi + ayam goreng + sambal buncis cempokak

Tapi pas melihat ke langit makin mendung jadi ragu, kira-kira apa ga susah kalo nge-camp di sana? Oke dah sambil membahas nanti malem mau gelar tenda dimana kita mampir dulu ke warung makan. Berhubung udah jam makan siang, acara diskusi kita kesampingkan dulu. Kita fokus dengan menu siang ini yaitu: ayam goreng dan tumis kacang cepokak pedas ala Lampung Barat. Hmm ajib bener rasanya, apalagi lalap sama nasinya boleh nambah tanpa batas.

Keasikan makan-makan kita kelupaan mau bahas apaan, apalagi di sini hawanya memang segar beda dengan di kota. Pokoknya orang sini hebat deh, di kamar mandinya aja pake kulkas. Buktinya air di kamar mandinya dingin bener kaya keluar dari freezer. Yeee.. itu mah emang airnya yang dingin kali.

Oke kita balik fokus ke topik utama. Malam ini mau bobo di mana? Pas mau dibahas tiba-tiba hujan turun dengan derasnya. Sempet panik , apalagi beberapa tas yang digantung di motor ga pake cover rain. Tapi untung di seberang jalan ada tempat buat meneduh, sebuah bengkel.

hujan lagi... neduh lagi...
hujan lagi… neduh lagi…

Berdasarkan informasi dari warga sekitar jalan menuju air terjun cukup sulit kalau abis ujan. Akhirnya kita memutuskan melanjutkan perjalanan menuju spot arum jeram Way Besai di Padang Bulan. Rencana kita mau buka tenda di poskonya yang berada di Pekon Sukajaya sebelum bermain arus deras di sungai.

sampai di Pekon Sukajaya, Tepi Sungai Way Besai
sampai di Pekon Sukajaya, Tepi Sungai Way Besai

Perjalanan menuju Pekon Sukajaya penuh tantangan, sempat beberapa kali meneduh karena derasnya hujan yang tidak bisa ditoleransi. Jalanan berkelok dan licin membutuhkan konsentrasi penuh biker untuk menghidari lubang. Tapi alhamdulilah akhirnya kita sampai juga di Posko Pecinta Alam Lampung Barat, RAKIT.

Bikepacker Menjelajah Lampung Barat (part 1): Turun di Tengah Jalan

Bikepacker Menjelajah Lampung Barat (part 2): Taman Megalitik Sekala Brak

Bikepacker Menjelajah Lampung Barat (part 3): Dilema Air Terjun

Bikepacker Menjelajah Lampung Barat (part 4): Sebuah Cerita Kebun Kopi

Bikepacker Menjelajah Lampung Barat (part 5): Jeram-Jeram Sungai Way Besai

Bikepacker Menjelajah Lampung Barat (part 6): Jak Way Besai Sapai Danau Ranau

Bikepacker Menjelajah Lampung Barat (part 7): Pagi di Ranau

Bikepacker Menjelajah Lampung Barat (part 8): Bebek di Ranau

Bikepacker Menjelajah Lampung Barat (part 9): Pantai Tanjung Setia

Bikepacker Menjelajah Lampung Barat (part 10): Tenda di Tepi Pantai

Bikepacker Menjelajah Lampung Barat (part 11): Beach Boy

Bikepacker Menjelajah Lampung Barat (part 12): Hoki dan Sunset

Bikepacker Menjelajah Lampung Barat (part 13): Pagi Usai Pesta Semalam

Bikepacker Menjelajah Lampung Barat (part 14): Pulang!!!!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s