Curahan

Kebahagiaan “Inside Me”

http://video.rutube.ru/082ce8333dee1d6211bd93260ee310be

Judulnya sok bule ya? Kebahagiaan Inside me. Sebetulnya ini bukan ajang curhat atau mencurahkan rasa galau. Tapi lebih menyikapi kondisi kehidupan yang terkadang ga selalu bikin bahagia. Hampir dua minggu menerima kabar yang tidak bikin bahagia dan mood menurun. Sehingga produktivitas menurun-waktu dihabiskan untuk menggalau dan mencari pelarian. Untung bukan kawin lari atau lari dari kenyataan . Hanya kembali berkelana di dunia maya mencari teman yang bisa diajak ketawa-ketiwi atau bertukar pikiran -tapi tidak dalam konteks yang serius. Akhirnya mangkal di sebuah forum, berbalas status dan ngejunk. Dan ternyata bikin happy daripada membahas masalah dan membicarakan keburukan orang lain yang ga ada habisnya . Karena memang buruk atau memang kondisi dan suasananya yang benar-benar buruk.

Tak ada yang absolut dalam kehidupan, semua memenuhi hukum relatif. Yang paling abosulet itu cuma Tuhan. Jadi kalo merasa tidak bahagia, bukannya ga bisa bahagia sama sekal. Berusaha mencari sisi yang membuat bahagia diri sendiri. Syukur-syukur bisa bikin bahagia orang. Ga perlu keluar uang atau materi, senyum aja sudah bikin bahagia kok. Apalagi senyum-senyum sendiri, ada tuh yang bahagia. Bilang kita gila terus jadi ketawa.

Dunia broadcasting yang katanya penuh dengan kepura-puran ternyata bisa membuat diri sendiri dan orang lain bahagia. Bertahun-tahun saya menjalani terapi yang saya anggap penawar rasa “galau” yang paling ampuh. Setelah berjam-jam siaran, berusaha menghibur orang lain-padahal diri sendiri. Memberikan kelegaan tersendiri. Ada beban yang lepas dan ada hormon yang keluar membuat perasaan jauh lebih tenang. Kalo di rasa-rasa perasaan tenang yang ketika didapatkan ketika selesai beribadah (sholat). Mungkin terdengar agak absurd dan mustahil, tapi itu yang saya rasakan. Makanya ketika tidak ada media untuk menyalurkan hobi yang satu itu, ada sesuatu yang kurang. Tapi banyak jalan lain yang membuat kita bahagia.

Jadi untuk sementara-besok bisa berubah- bahagia adalah ketika kita bersenang-senang dan menyenangkan orang lain. Aktivitas yang tidak memberikan masukan bagi diri sendiri tapi juga bagi orang lain. Dan akhirnya kebahagiaan adalaah satu proses keseimbangan antara diri kita dan orang. Kebahagiaan ga akan bertahan lama ketika targetnya diri sendiri, rasa ini lambat laun akan tergantikan dengan nafsu dan keserakahan tentang “diri kita”. Jadi marilah kita bersenang-senang untuk kesenangan orang lain. Jangan bersenang-senang di atas penderitaan orang lain.

catatan: hari yang galau menjadi indah… terimakasih untuk teman-teman yang tidak terlihat tapi selalu membuat saya tersenyum dan merasa “lega”

Pembaca kece selalu meninggalkan jejak berupa komentar