Eksotika Dahan dan Ranting Ujung Kulon

Jalan-jalan ke Ujung Kulon akhir pekan lalu memberikan satu inspirasi baru untuk bereksperimen dengan kamera pocket kesayangan saya. Perjalanan laut dari kampung sumur menuju pulau Peucang terlihat bentangan pantai panjang dengan hutan tropisnya. Tampak di beberapa bibir pantai menjulur ranting-ranting tua yang memberikan kesan artistik sebagai salah satu objek untuk mempermanis komposisi foto.

Sampai di pulau Peucang pandangan saya langsung tertuju sebuah pohon yang sudah mati yang berada tepat di tepi pantai. Kulit kayunya sudah terkelupas sehingga  tampak mulus dengan alur berwarna terang dan gelap. Mencoba mengambil gambar kayu dari berbagai sudut akhirnya saya memperoleh sudut yang pas. Dengan latar belakang langit yang sedikit mendung gambar ini menjadi begitu dramatis dipadu dengan birunya air laut.

Ranting daun kering biasa dijadikan salah satu elemen dalam photography untuk memberi kesan gothic atau romantis. Dengan memanfaatkan ranting kering yang masih berdiri tegak di ujung pantai Peucang sayapun kembali bereksperimen. Saya pikir foto ini akan lebih indah bila ada objek model di dalamnya, misalnya pasangan yang melakukan pre-wedding photography.

Berkeliling pulau Peucang dengan menyusuri pantai di pagi hari semakin memberikan banyak pilihan untuk memfoto objek dahan dan ranting. Di bagian sisi lain  pulau ini terdapat jenis tumbuhan palem dengan posisi tumbang. Dengan pencahayaan di pagi hari yang tidak terlalu maksimal , lagi-lagi saya mencoba mengkomposisi dengan objek manusia.

Patahan dahan yang tergeletak di atas pasir menjadi objek selanjutnya. Memadukannya dengan matahari terbit, saya berharap memperoleh gambar yang indah dengan objek yang sederhana. Menjelang siang sayapun memasuki hutan di pulau Peucang. Sebuah pohon tampak begitu artistik dengan dahan dan akar yang meliuk-liuk bak penari menjadi obejek bidikan saya selanjutnya.

Dari Pulau Peucang kamipun bergerak menyebrang menuju Tanjung Layar. Ketika berada di tengah-tengah lautan tampak rimbunan hutan Ujung Kulon. Di salah satu sisinya terlihat sebuah dahan dan ranting pohon mati menjulang tinggi. Di tengah-tengah ombak yang tidak bersahabat sayapun mencoba untuk mendapatkan gambar yang terbaik.

Pantai Tanjung Layar menyuguhkan pemandangan indah. Dan keindahan semakin lengkap setelah memasuki hutan. Tampak pohon-pohon menjulang tinggi dengan dahan dan rantingnya yang unik. Tampak sebuah pohon besar tua dengan ranting menjuntai kebawah dan bagian tengah pohon berlubang. Sehingga pejalan yang bertreking harus melewati pohon untuk dapat terus menyusuri jalan setapak.

Mengakhiri perjalanan di Ujung kulon sayapun menyempatkan diri untuk mendongakkan kepala ke atas sebagai rasa syukur atas kebesaran Tuhan menciptakan alam Indonesia yang begitu indah. Namun  inspirasi datang kembali, sebuah pohon dengan dahan dan ranting bergelombang ada tepat di atas saya.  Alam memang selalu memberikan inspirasi yang begitu indah untuk berkarya…. Walaupun dengan kamera pocket saya akan tetap berkarya!!!!! Hidup kamera pocket :p

About these ads

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s